KBLI 46691 Menjadi 46791 pada KBLI 2025: Dampaknya bagi Distributor Alat Kesehatan

PEMBARUAN KBLI 2025

KBLI 46691 Berubah Menjadi 46791: Apa yang Perlu Dilakukan Distributor Alat Kesehatan?

Penjelasan berbasis sumber resmi BPS mengenai perubahan kode, status izin lama, dan langkah pengecekan melalui OSS.

Badan Pusat Statistik menerbitkan KBLI 2025 sebagai penyempurnaan KBLI 2020. Dalam tabel konversi resmi, kegiatan perdagangan besar alat kesehatan untuk manusia yang sebelumnya menggunakan KBLI 46691 dipetakan satu-ke-satu menjadi KBLI 46791.

KBLI 202046691Perdagangan Besar Alat Laboratorium, Alat Farmasi dan Alat Kedokteran untuk Manusia
→
KBLI 202546791Perdagangan Besar Alat Kesehatan dan Laboratorium untuk Manusia
Kesimpulan yang tepat: bukan berarti seluruh izin yang masih mencantumkan 46691 otomatis tidak sah. Kode 46691 merupakan kode pada KBLI 2020 yang dikonversi menjadi 46791 dalam KBLI 2025. BPS menegaskan perizinan lama yang telah terbit tetap berlaku.

Apa dasar resminya?

Perubahan tersebut tercantum dalam Tabel Konversi KBLI 2020–KBLI 2025 yang diterbitkan BPS. Tabel resmi menempatkan 46691 dan 46791 sebagai konversi satu-ke-satu. BPS juga menjelaskan bahwa tabel konversi digunakan untuk menjaga keterbandingan dan membantu transisi administrasi serta perizinan berusaha.

Implementasi KBLI 2025 secara nasional dijadwalkan paling lambat 18 Juni 2026. Selama proses transisi, pemerintah mengintegrasikan penyesuaian melalui OSS dan AHU.

Apakah pemilik izin lama harus mengurus izin baru?

Menurut penjelasan resmi BPS, penerapan KBLI 2025 tidak mewajibkan pelaku usaha mengurus perizinan baru hanya karena perubahan kode. Izin usaha yang sudah terbit sebelum implementasi KBLI 2025 tetap berlaku.

Jika tidak ada perubahan substansi usaha

BPS menjelaskan bahwa pelaku usaha tidak perlu menyesuaikan sendiri apabila tidak terdapat perubahan substansi. Konversi kode dilakukan otomatis oleh sistem berdasarkan tabel konversi yang telah ditetapkan.

Jika ada perubahan substansi usaha

Penyesuaian melalui OSS dan/atau AHU perlu dilakukan bila terdapat perubahan maksud dan tujuan atau ruang lingkup kegiatan usaha. Kondisi perusahaan tetap perlu diperiksa satu per satu karena data akta, NIB, proyek OSS, lokasi, dan perizinan sektoral dapat berbeda.

Dampaknya terhadap IDAK dan CDB/CDAKB

KBLI berkaitan dengan kegiatan usaha distributor alat kesehatan, sehingga perubahan ini relevan ketika perusahaan menyiapkan atau memperbarui legalitas untuk IDAK serta sertifikasi Cara Distribusi yang Baik. Dokumen sektoral yang diterbitkan sebelum implementasi KBLI 2025 masih dapat menyebut 46691. Misalnya, standar sektor kesehatan dalam Permenkes Nomor 11 Tahun 2025 masih mencantumkan kode tersebut karena disusun dengan acuan klasifikasi yang berlaku saat itu.

Karena itu, jangan mengganti data secara terpisah tanpa pemeriksaan. Pastikan informasi pada akta, AHU, NIB, proyek OSS, alamat sarana, penanggung jawab, serta perizinan Kementerian Kesehatan tetap konsisten.

Checklist yang disarankan

  • Periksa kode dan uraian kegiatan usaha pada NIB terbaru.
  • Bandingkan data perusahaan pada OSS dan AHU.
  • Pastikan ruang lingkup kegiatan memang perdagangan besar alat kesehatan dan laboratorium untuk manusia.
  • Periksa keterkaitan izin sektoral, lokasi sarana, gudang, dan penanggung jawab.
  • Jika terdapat perubahan substansi, lakukan penyesuaian melalui prosedur resmi.
  • Simpan dokumen lama dan bukti konversi sebagai bagian dari rekam legalitas perusahaan.

Hindari tiga kekeliruan ini

  1. Menganggap seluruh izin dengan kode 46691 otomatis batal.
  2. Mengubah KBLI tanpa memeriksa kesesuaian akta dan ruang lingkup usaha.
  3. Menganggap perubahan kode saja sudah memenuhi seluruh persyaratan IDAK atau CDB.
Sumber resmi:

Informasi ini bersifat umum. Tindakan penyesuaian harus mempertimbangkan data dan kondisi masing-masing badan usaha serta informasi terbaru pada sistem resmi.

Perlu memeriksa kesesuaian KBLI dan perizinan alat kesehatan?

Legalkes membantu pengecekan data OSS, ruang lingkup usaha, dan persiapan dokumen IDAK serta sertifikasi distribusi.

Konsultasi KBLI Alkes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *